Arsip untuk Februari, 2008
Lebih enak minum ASI dari pada minum Susu Formula yang ada Bakterinya
Dari dulu Rahma paling seneng minum ASI dari mamah, Rahma gak pernah mau kalau disuruh minum susu formula. Sudah beberapa merek susu formula yang mamah sama abah beli buat Rahma, mulai dari yang lokal yang harganya paling murah, sampai yang paling mahal harganya.
Mamah sama Abah juga sampai pusing kenapa Rahma gak mau minum susu botolan atau susu formula, waktu bulan puasa kemarin Rahma dibelikan Abah susu formula yang harganya lumayan, soalnya takut nanti kalau-kalau mamah puasanya gak kuat gara-gara SInya dimimi sama Rahma terus. Tapi Rahma tetep gak doyan sama susu botolan itu Alhamdulillah mamah puasanya masih tetep kuat meski Rahma minum ASInya.
Kalau Mamah mau pergi juga Abah ikut pusing karena Rahma gak mau minum susu formula kalau ditinggal mamah, jadi mamah kalau pergi gak berani lama-lama.
Tapi setelah ada berita yang menghebohkan dan menggegerkan dunia persusuformulaan, yaitu dengan ditemukannya Bakteri Enterobacter sakazakii pada sebagian merek susu formula yang beredar di pasaran, Mamah sama abahnya jadi bersukur lantaran Rahma maunya cuma minum ASI. Walaupun begitu Abah sama Mamah masih cemas lantaran belum diumumkannya merek-merek susu formula dan bubur makanan pendamping yang mengandung Bakteri Enterobacter sakazakii. Takutnya mungkin kalau Rahma mau disapih ntar bingung milih merek susu formula yang buat pengganti ASI.
Tapi tadi pagi Mamah sama Abah lihat di acara Good Morning kalau Susu Formula sama Bubur Susu / Bubur Bayi (instan) itu kurang baik untuk bayi, yang paling baik ya bayi diberi minum susu ASI ( ya.. makanya Rahma maunya cuma ASI, Rahma kan penginya dapat yang terbaik), dan kalupu diberi makanan pendamping, diusahakan jangan dikasih bubur bayi instan, mendingan buat saja sendiri bubur susu ASI, yaitu dengan menggunakan tepung gandum/beras yang di tim, lalu dicampur dengan susu ASI Ibunya. Kalau bayi sudah mulai agak besar dan sudah bisa makan makanan orang dewasa, bayi tidak harus dikasih susu formula atau makana cair (seperti susu), karena masih banyak makanan lain yang mengandung protein tinggi seperti telor, tahu, tempe, ikan dan lain sebagainya.
Udah ah.. cape nulisnya
